be curious with...

 



being gay is just a thing..
what I am and who I am
... couldn't be judged by my sexual orientation



blog ini dulunya mau dipake buat nyeritain pengalaman gw ama temen-temen gw. tapi rupanya dah keburu lupa semua kejadian yang pernah kami alami bareng-bareng. hehehe

banyak banget kegembiraan bersama orang-rang yang bisa ngerti kita, bisa ngerasain hal sama yang kita rasakan. or at least punya empati yang besar untuk orang lain di sekelilingnya.

di sini gw pengen nyoba berbagi ama temen-temen yang lain. tentang semua hal yang jadi perhatian people like us dalam keseharian. sekalian nunjukin, gay ngga selalu identik ama sex life. gw jadi inget beberapa orang yang ngehindarin gw, ketika tau siapa gw. takut gw naksir kali. dohh!!!! gw juga punya tipe lahh...

tulisan-tulisan yang ada, bukan melulu tulisan gw. banyak tulisan yg gw ambil dari punya rekan-rekan di milis dan forum. yang menurut gw bagus buat diceritain ke yang lain. thx buat temen-temen yang udah share. dan buat semuanya, bebas kok untuk ngasih komentar, pendapat atau sanggahan. (abisnya gw liat hit counternya naik tiap hari, kok ngga ada seorangpun yang ngisi shoutbox yah??.. hehe)

baik yang queer, atau yang masih curious, straight sekalipun... as long you guys're open minded that gay is just a sexual orientation, dan ga ada lagi yang perlu dibeda-bedain.. kita smua pengen denger cerita kalian..

enjoy it!


thanks for blogger, cybercloset, undercover_id, flickr, lomography and many more for the articles and ilustrations



iv4ndrew wrote:


Hai...salam kenal buat semua, gue Ivan. Gue sengaja nyari milis yang ada kaitannya dengan dunia gay di yahoo group dan gue ketemu milis ini. Gue pengen curhat aja ditempat yang benar yang mungkin bisa memberi sedikit pendapat, saran atau nasehat atas apa yang gue alami.

Gini loh ceritanya, dulu semasa kuliah gue kos. Di belakang tempat kos gue ada cowok yang tinggal sama keluarganya yang akhirnya jadi teman gue dan sering main ke kamar kos gue. Gue nggak tau kenapa, cowok ini baik bangat ama gue, sampai-sampai gue suka dibawain beras, indomie, telur and makanan-makanan lain tanpa sepengetahuan ortunya. Suatu hari badan gue meriang dan tidur seharian. Sorenya dia main ke kos tapi dia belum tau kalau gue sakit. Karena badan gue masih nggak enak, gue tetap tiduran dan dia duduk dekat gue sambil ngobrol. Singkat cerita, dengan cara tertentu dia berhasil oral gue dan itu pertama kali gue rasain. Sebulan kemudian, gue baru ngerti kalau cowok yang suka seperti itu adalah gay/homo. Sejak itu, dia sering mengoral gue dan nggak minta apa-apa sebagai imbalannya. Gue sendiri sebenarnya nggak pengen terus-terusan seperti itu tapi gue nggak enak hati menolak karena kebaikannya selama itu. Akhirnya, suatu saat dia pergi entah kemana sampai gue pindah kos, kami nggak pernah ketemu lagi.

Sejak kejadian itu sampai menikah, gue sama sekali nggak pengen hal itu terulang dan bahkan dalam waktu puluhan tahun setelah kejadian itu gue nggak pernah mikirin hal-hal seperti itu. Gue hidup bahagia dengan keluarga gue.

Masalah baru muncul dua bulan terakhir ini. Gue ngerasa bosan ML dengan istri gue dan susah bangat untuk ereksi. Biasanya hal itu gue atasi dengan cara berfantasi, ML sama cewek yang gue suka atau nonton film porno. Tapi akhir-akhir ini hal itu juga nggak bisa membantu. Justru sesuatu yang aneh dan nggak pernah terjadi sebelumnya yang gue alami, sekarang gue sering berfantasi ML sama cowok dan itu bisa membuat gue cepat ereksi dan bisa nyelesaiin tugas gue. Sering fantasi gue ML ama cowok itu pun liar bangat, bukan hanya dengan satu cowok, cuma nggak enak kalau harus saya ceritain detail di sini. Kadang selagi di kantor pikiran gue pengen merealisasikan fantasi itu tetapi gue bersyukur karena hal itu tidak pernah terjadi sampai detik ini. Selain menahan diri, istri gue juga sangat protektif, kemana-mana harus berdua.

Sekarang gue bingung dan khawatir menghadapi hal itu, kalau ada teman-teman yang mau berbagi tolong berikan pendapat, saran, atau nasehat untuk beberapa hal yang jadi pertanyaan dalam hidup gue.

Apa yang sedang gue alami? Apakah ini normal? Apakah gue gay atau akan menjadi gay? Adakah hubungan antara pengalaman gue waktu kuliah dulu dengan yang gue alami sekarang ini? Kalau "ada", kenapa munculnya setelah hampir sepuluhan tahun? Apakah fantasi-fantasi itu sebaiknya saya lakonin? Detail fantasi yang sering gue alami bisa gue ceritain secara pribadi tapi nggak di milis ini. Kalau fantasi itu gue lakonin, apakah gue akan kecanduan dan jadi gay selamanya? Apakah ini sejenis sindrom yang nantinya akan sembuh melalui terapi khusus? Kalau "ya" terapi apa yang tepat dan adanya dimana?

sevti sujono wrote:

kalau pendapat saya, anda ini tidak termasuk seorang Gay atau homoseksual, yang anda alami hanya akibat dari kejenuhan terhadap aktifitas seks yang rutin dan monoton. Karena untuk digatakan seseorang itu adalah homoseksual atau Gay maka harus ada ketertarikan secara emosi.

Kalau saran saya kendalikan diri anda karena jika anda mencoba-coba melakukan "perselingkuhan" maka akan menimbulkan resiko besar terhadap kestabilan rumah tangga anda sendiri tapi itupun terlepas bagaimana anda memaknai nilai dari keluarga anda sendiri apakah
menjadi priortas atau bukan??

Percayalah pelarian dari kejenuhan seks dengan melakukan "perselingkuhan" hanya akan memberikan kepuasaan sementara seperti orang yang haus meminum air laut tidak akan "TERPUASKAN".

Cobalah membuka dan membuat komunikasi yang baik dengan pasangan anda mengenai masalah ini, sebaikanya di carikan dan dipecahkan masalah ini bersama-sama...bisa saja anda berdua melakukan lagi second honey moon, mencari tempat2 baru berdua, gaya-gaya baru berdua dan juga melakukan berbagai fantasi berdua antara anda dan istri anda;)

Jangan lupa senantiasa berusaha dan berdo'a...Insya Allah, segalanya menjadi lebih mudah...


Queercurious wrote:

Pengalaman seperti yang dialami mas ivan menurut gw adalah pengalaman traumatis. Sehingga, seseorang yang mengalami kejadian tersebut (oral sesama cowo) ngga bisa begitu saja melupakannya. bahkan mungkin ketika kita berpikir kita sudah got over it. tapi ingatan tersebut masih tersimpan di pikiran bawah sadar kita, sehingga sewaktu-waktu bisa muncul kembali.

perasaan yang menghinggapi ivan ketika dia melakukan oral sex dengan cowo itu beberapa kali, memang menyenangkan (kalo ngga seneng, ga mungkin diulangi lagi.. hehe). Tapi sampai pada situasi tersebut, dia masih bisa menentukan pilihan atas kecenderungan seksualnya. bahkan ketika dia sudah menikah, dan kemudian mengalami kebosanan dengan kehidupan sekxnya bersama istri tercinta.

adalah wajar orang mulai berpikir cara apa yang bisa dilakukan supaya bisa kembali merasakan gairah dalam seks. karena pada dasarnya seks itu menyenangkan. termasuk berpikir untuk melakukan kembali dengan cowo.

menentukan orientasi seksual adalah suatu pilihan, tapi bukan merupakan pilihan yang mudah ketika situasi diri dan lingkungan tidak mendukung. Cowo pure straight tentunya akan mati2an menolak berhubungan seks dengan sesama cowo. sama ketika cowo gay, berusaha mati-matian untuk kembali jadi straight.

yang perlu benar-benar dipikirkan adalah konsekuensi dari pilihan tersebut. ketika kita memutuskan untuk hidup sebagai gay undercover. menjalani dua kehidupan berbeda. banyak resiko yang harus dihadapi, demi menikmati layanan dual band (kaya telepon seluler, hehe) tersebut.

dan jika memilih untuk tidak mengambil resiko itu, dan berusaha kembali straight, tantangan juga ngga akan begitu saja lepas dari tangan kita. maka disinilah dibutuhkan campur tangan orang lain untuk membantu. orang yang paham dengan kondisi kejiwaan kita, dan bisa bersikap netral mengenai hal itu. di sini kita membutuhkan psikolog, atau mungkin psikiater, untuk melakukan konseling dan terapi.

jadi bukan soal apakah gay itu penyakit atau bukan, tapi dari kesiapan kita untuk menjalani suatu pilihan.

sebenernya gw pengen banget kalo ada ahli kejiwaan, dan kesehatan yang bisa ikut nimbrung di queercurious.blogspot.com supaya bisa memberikan banyak masukan buat kita semua..

i'm still searching



SUPERmanReturn wrote:


wah semalam nonton nagabonar juga ya.
aq juga dateng ke premirenya.
iya emang nagabonar keren bgt. tadi aq nonton di infotainment kata Dedy miswar, film ini adalah film yang tidak ada satupun potongan sensor dari badan sensor film. BRAVO.

dan kebetulan gw juga nonton behind the scenenya di SCTV hari minggu mlm, disitu disebutkan katanya film ini sudah di rancang sejak ASRUL SANI itu masih hidup, itu berarti persiapannya sudah sejak beberapa tahun yang lalu.

dan gw salut ama semua pemainnya. GW suka Akting TOra di film ini. OKS BGT. mungkin ini aktingnya dia yang paling OKS dari film2 terdahulunya. untuk lukman, gw salut bisa berubah dan melepas image brutalnya di film ini menjadi sosok yang alim dan baik2. untuk Darius, aktingnya OKS bgt dan ini juga akting paling oks nya dia. Untuk Uli selamat ya.... ini film pertama ya? tapi ngak mengecewakan. Untuk Mike.... wah aktingnya makin mateng aja ya. sejak dulu di Virgin, Detik Terakhir dan skrg di Nagabonar, aktingnya terus meningkat. oh ya menurut berita di kapoan lagi katanya MIKE sempat harus Diet agar terlihat lebih kurus bwt film ini ya. wah salut ya....

tapi saya kecewa dengan satu2nya pemeran cewek di film ini. karakter nya wulan guritno kurang, saya liat dia kurang pas untuk memerankan karakter dalam film nagabonar. klo ekspestasi saya harusnya si Luna Maya atau cwek yang pernah main di berbagj suami, klo ngak salah namanya ada sarumpaet2 gitu.

tapi secara keseluruhan film ini OKS bgt. Ngak rugi nontonnya. BSk rencananya saya mau nonton lagi. abis lucu bgt sampai2 semua pengunjung ketawa lepas dan sayapun ketawa sampai mengeluar kan air mata dan perut saya sampai sakit. sukses bwt nagabonar jadi 2


dari Hasil premier Nagabonar Jadi 2 yang dibintangi oleh Dedi Mizwar, Tora Sudiro dan wulan guritno hasil nya sangat memuaskan deh
Barvo deh untuk perfilman Indonesia

The Queer and The Curious wrote:

huehehehe...
gw juga nonton

Deddy mizwar maennya keren banget!!
top banget deh...
gw yakin nih bisa menang beberapa piala di perhitungan film nasional

yang musti digarisbawahi soal kehebatan film ini buat gw adalah..

  1. ramuan jalan ceritanya
    tokoh dan cerita yang muncul bisa berjalan tanpa ada unsur memaksa. well okay mungkin banci di club atau mrs. perez itu yang selonong boy, tapi itu spicenya, bukan??

  2. karakter tokohnya
    karakter-karakternya kuat banget. gw sih rada bertanya-tanya soal tora, apa emang di skenarionya bonaga emang digambarkan sebagai lost boy yang plin-plan sehingga keliatan konyol seperti keseharian dia di extravaganza, atau mungkin seharusnya dia punya karakter lebih keras, tough, tapi ga bisa dicapainya.

    kalo soal monita (wulan guritno), sebagai rekan kerja tora, sekaligus gebetan tora, she's such a plain woman. girl with no action, no life.. hihhihi. bener-bener miss ja'im sejati. well yeah rada empty sih.. but at least lebih pas daripada nadine di realita cinta dan rock n roll.

    juga tangan kanan bonaga yang tampil bodoh. (selalu ada karakter bloon dalam setiap film). tapi di sini porsinya pas banget. ga berlebihan. ga tergambar kaya si blo'on (lupa namanya) di film ada apa dengan cinta yang memaksa orang untuk menyukainya karena tulalit.

  3. Setting dan sinematography
    settingnya ngga neko-neko. ngga banyak pernak-pernik. mungkin sesuai ama setting eksmud-eksmud yang demen ama hal yang sifatnya minimalis. jadi kerasa pas banget. dan juga susut-susut pengambilan gambar, keliatan banget tujuan yang pengen dicapai. meski mungkin ada standar lebih tinggi seharusnya.

  4. Pesan ceritanya
    hari gini siapa sih yang ngomongin soal wawasan kebangsaan?? hahahaha... dan nagabonar berhasil mengingatkan kembali akan hal itu tanpa sekali lagi, memaksa. bangsa yang besar adalah bangsa yang dapat menghargai jasa para pahlawannya.

    juga soal cinta. cinta itu universal. rasa cinta pada pahlawan, rasa cinta pada orang yang sudah meninggalkan kita, rasa cinta pada lawan jenis, rasa cinta ayah dengan anak. butuh berapa banyak cinta lagi yang musti diungkapkan dalam satu film. huehehe... sekeras-kerasnya watak si nagabonar, tapi dia ngga mengalami keslulitan dalam mengeksepresikan perasaannya pada anaknya. dan menunjukkan hal itu pada orang lain. itu yang jadi pertanyaan, kenapa justru bonaga mengalami kesulitan ketika harus mengekspresikan perasaannya pada teman wanitanya. i think ur father taught u enough about love.


over all, but i wont put this on the lists. gaya film ini bener-bener kerasa 90'an banget. jadi inget lelucon-lelucon di jamannya warkop dki masih berjaya, atau film-film yang dibintangi rey sahetapy. hehehee.. bener-bener nunjukin jaman keemasan film indonesia banget.

yeah well... semoga mashkota emas itu, singgah di film ini juga..


visit the official site: http://www.nagabonar2.com/

Blog Widget by LinkWithin
10% Off All Fragrances
Get 10% off every item you purchase at FragranceX.com!